Membuat sup iga sapi ala Korea yang bening dan dalam
Galbitang adalah perwakilan makanan kesehatan Korea yang dibuat dengan merebus iga sapi dalam waktu lama dan menikmati sup yang bening dan dalam. Karena tidak mengandung bumbu pedas, makanan ini mudah disantap bahkan oleh orang asing yang baru mengenal makanan Korea, dan karena mengandung banyak iga, cukup satu mangkuk saja yang bisa mengenyangkan. Di restoran Korea, sering disajikan dengan kimchi lobak, sehingga ringannya kuahnya cocok dengan rasa sejuk kimchi lobak.
Jika Anda mencari galbitang di 10.000 Resep, Anda akan melihat berbagai versi seperti sop iga sapi, sop iga obat oriental, sop iga raja, dan sop iga abalon. Proses yang umum dan penting adalah menguras darah dari iga sapi, merebusnya satu kali untuk menghilangkan kotoran, lalu menambahkan lobak dan sayuran berbumbu, lalu merebusnya perlahan. Pada artikel kali ini kami telah menyusun resep semur iga sapi bening yang mudah diikuti di rumah.
Bahan galbitang
Untuk 3-4 porsi, siapkan 1kg iga sapi, 300g lobak, 1 bawang bombay, 2 daun bawang, 8 siung bawang putih, 2-3 siung jahe, 2,5L air, 1 sendok makan kecap asin, garam, dan merica. Toppingnya berupa bihun basah, telur goreng, dan irisan daun bawang, membuatnya terasa seperti galbitang yang Anda santap di restoran. Menambahkan sedikit jujube atau merica akan membuat rasanya lebih bersih.
Iga sapi yang didinginkan lebih mudah disiapkan dibandingkan iga beku, tetapi Anda bisa membuatnya sama lezatnya dengan menggunakan iga beku. Yang penting keluarkan darahnya. Rendam dalam air dingin selama 1-2 jam dan ganti air 2-3 kali agar kuahnya lebih jernih. Jika Anda kekurangan waktu, disarankan untuk berendam minimal 30 menit.
Menghilangkan darah dan memucat
Tempatkan iga, tiriskan darahnya, dalam air mendidih dan rebus selama sekitar 5 menit. Selama proses ini, busa dan kotoran akan naik, yang harus dihilangkan agar sup galbitang tidak menjadi keruh. Cuci iga yang sudah direbus dengan air mengalir dan singkirkan sisa kotoran di antara tulang. Sebaiknya panci dicuci bersih sebelum direbus kembali.
Masukkan iga, air, lobak, bawang bombay, daun bawang, bawang putih, dan jahe yang sudah dipotong ke dalam panci baru dan rebus dengan api sedang. Saat mulai mendidih, kecilkan api menjadi rendah dan biarkan mendidih perlahan selama 1 jam 30 menit hingga 2 jam. Jika Anda menghilangkan minyak dan busa yang muncul dari waktu ke waktu, sup akan menjadi bening dan bersih. Anda dapat mempersingkat waktu dengan menggunakan panci bertekanan tinggi, tetapi sup akan terasa lebih lembut jika direbus perlahan dalam panci biasa.
Bumbu dan finishing
Saat iga sudah matang perlahan, angkat bawang bombay, daun bawang, bawang putih, dan jahe. Anda bisa memotong lobak menjadi potongan-potongan kecil dan menambahkannya kembali. Tambahkan 1 sendok makan kecap ke dalam sup untuk menambah rasa, dan sesuaikan bumbu dengan garam jika perlu. Jika Anda menambahkan terlalu banyak kecap, warna kuahnya bisa menjadi gelap, jadi sebaiknya kuah iga tetap bening dan diberi garam.
Pastikan untuk merendam bihun secara terpisah dan menambahkannya tepat sebelum dimakan agar tidak menyebar. Tempatkan iga, lobak, dan bihun ke dalam mangkuk, tuangkan kaldu panas, dan taburi dengan daun bawang, telur kocok, dan merica. Anda juga bisa memakan dagingnya yang dicelupkan ke dalam kecap mustard. Kalau dicampur sedikit kecap, cuka, mustard, dan gula, cocok dengan daging galbitang.
Tips makan enak
Anda bisa makan galbitang dengan nasi, atau Anda bisa makan sup dan nasi secara terpisah. Menambahkan kimchi lobak atau kimchi kubis menambah rasa menyegarkan pada sup ringan, menciptakan keseimbangan yang baik. Bagi orang asing, mudah dimengerti jika Anda menjelaskannya sebagai “sup iga sapi Korea bening”, dan ini adalah makanan Korea yang bagus untuk direkomendasikan kepada orang yang tidak terbiasa dengan makanan pedas.
Jika Anda mendinginkan sisa rebusan iga, minyak di atasnya akan mengeras. Anda bisa memakannya dengan rasa yang lebih bersih dengan menghilangkan minyak yang memadat dan memanaskannya kembali keesokan harinya. Memang memerlukan sedikit persiapan, namun setelah direbus, makanan ini menjadi makanan yang mengenyangkan dan mewah, menjadikannya hidangan yang cocok untuk memperkenalkan budaya sup hangat Korea.


