Membuat gamjatang ala Korea yang gurih dan pedas

Gamjatang pedas ala Korea dibuat dengan tulang punggung babi dan sup kentang.
Gamjatang ala Korea dibuat dengan tulang punggung babi, kentang, dan sup daging sapi dalam jumlah banyak.

Gamjatang adalah hotpot ala Korea yang dibuat dengan merebus tulang punggung babi dalam waktu lama untuk menghasilkan kekayaan rasa daging, dan menambahkan kentang, kacang-kacangan, daun perilla, dan bubuk biji perilla untuk menikmati porsi yang banyak. Dari namanya kentang terlihat seperti tokoh utamanya, namun yang sebenarnya adalah asyiknya menyantap kuah sop dari tulang punggung dan daging di tulangnya. Bagi orang asing yang berkunjung ke Korea, mudah dimengerti jika Anda menjelaskannya sebagai “rebusan tulang punggung babi Korea.”

Jika Anda mencari Gamjatang dalam 10.000 Resep, ada banyak versi berbeda seperti Gamjatang Tulang Punggung Babi, Gamjatang Siraegi, Gamjatang Ji Tua, dan Gamjatang Tulang. Yang penting sama-sama adalah mengurangi darah dan bau tak sedap pada tulang punggung babi, merendam daging sapi atau lobak dalam bumbu, lalu merebusnya hingga matang. Pada artikel kali ini kami telah merangkum dasar-dasar gamjatang yang mampu menciptakan nuansa ala restoran di rumah sendiri.

Bahan gamjatang

Untuk 3 hingga 4 porsi, siapkan 1,2kg tulang punggung babi, 3 kentang, 300g daging sapi rebus atau perilla, 1 daun bawang, 1/2 bawang bombay, 10 lembar daun perilla, 8 siung bawang putih, 2-3 siung jahe, dan 2,5L air. Bumbu dasarnya adalah 1 sendok makan pasta kedelai, 1 sendok makan pasta cabai merah, 2 sendok makan bubuk cabai merah, 2 sendok makan kecap asin, 1 sendok makan bawang putih cincang, sedikit merica, dan 3 sendok makan bubuk biji perilla.

Gamjatang memiliki rasa yang lebih dalam jika ditambahkan kacang hijau atau lobak kering di dalamnya. Jika menggunakan daging sapi rebus, peras airnya, potong-potong seukuran gigitan, dan campurkan dengan sedikit bumbu terlebih dahulu agar tidak tercampur dengan kuah. Daun perilla dan bubuk biji perilla ditambahkan di akhir untuk meningkatkan rasa.

Persiapan tulang babi

Rendam tulang punggung babi dalam air dingin selama 1-2 jam untuk menghilangkan darah, ganti air beberapa kali di antaranya. Proses ini harus dilakukan secukupnya untuk memastikan sup bersih dan baunya berkurang. Rebus tulang belakang, beserta darahnya, dalam air mendidih selama kurang lebih 7 menit, lalu cuci dengan air mengalir untuk menghilangkan kotoran di sela-sela tulang. Cuci panci sampai bersih, isi dengan air baru, dan rebus kembali.

Dalam panci baru, masukkan tulang belakang, air, bawang merah, bagian putih daun bawang, bawang putih, dan jahe, lalu didihkan. Saat mulai mendidih, kecilkan api menjadi rendah dan biarkan mendidih selama sekitar 1 jam. Jika busa dan minyak yang muncul saat ini dihilangkan, kuahnya akan terasa bersih dan tidak berat. Semakin lembut tulang belakangnya, semakin beraroma gamjatangnya.

Urutan bumbu dan perebusan

Buat bumbu kuahnya dengan mencampurkan pasta kedelai, pasta cabai merah, cabai merah bubuk, kecap asin, bawang putih cincang, dan merica. Tambahkan sedikit saus bumbu ke daging sapi rebus dan aduk rata. Setelah kaldu tulang belakang benar-benar mendidih, angkat bawang bombay dan sayuran yang sudah dibumbui, tambahkan kentang dan daging sapi yang sudah dibumbui, dan masak lagi selama 20 menit. Jika kentang sudah cukup besar untuk ditampung dengan sumpit, periksa bumbunya.

Sesuaikan bumbu kuah dengan kecap asin atau garam, terakhir tambahkan daun perilla, daun bawang, dan bubuk biji perilla, lalu rebus lagi selama 3 menit. Jika bubuk biji perilla direbus terlalu lama, rasanya bisa berkurang, jadi sebaiknya ditambahkan di akhir. Jika ingin lebih pedas, tambahkan lada Cheongyang. Jika ingin rasa yang lebih kuat, Anda bisa menambahkan sedikit cabai merah bubuk.

Tips makan enak

Gamjatang paling enak dinikmati jika dibagikan dalam panci besar. Makan dagingnya dari tulangnya, celupkan ke dalam kecap mustard, dan makan kuahnya dengan nasi. Menambahkan nasi, serpihan rumput laut kering, dan minyak wijen ke sisa kaldu dan menyelesaikannya seperti nasi goreng juga sangat populer di Korea.

Gamjatang butuh waktu lama untuk memasaknya, tapi begitu dibuat, jumlahnya banyak dan sangat memuaskan. Menu ini memadukan sup mabuk ala Korea dan budaya hotpot dengan kombinasi kuah kaldu pedas, daging empuk, tekstur kentang yang nyaman, serta aroma daun perilla dan biji perilla. Ini adalah masakan Korea yang sangat direkomendasikan bagi orang asing yang menyukai masakan sup pedas.

Gamjatang pedas ala Korea dibuat dengan tulang punggung babi dan sup kentang.
Gamjatang pedas ala Korea dibuat dengan tulang punggung babi dan sup kentang.
Gamjatang pedas ala Korea dibuat dengan tulang punggung babi dan sup kentang.
Bagikan Facebook X LINE

Artikel Terkait

🔥 Populer